Sahabat juara mungkin ada yang tertarik untuk ternak ayam petelur. Ayam petelur dipelihara khusus untuk menghasilkan telur. Beberapa contoh ras ayam petelur yang populer adalah Leghorn, Rhode Island Red, dan Sussex.
Agar pertumbuhan ternak ayam petelur kamu semakin optimal, tentunya dibutuhkan pemberian pakan yang tepat. Bagaimana caranya? Yuk, simak penjelasan berikut ini dan cari tahu juga keunggulan beternak ayam petelur!
Keunggulan Ayam Petelur
Ayam petelur memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
- Memiliki laju pertumbuhan yang cepat, yaitu pada umur 4,5 – 5,0 bulan sudah mencapai dewasa.
- Kemampuan memproduksi telur yang tinggi, yaitu sekitar 250-350 butir per tahun dengan bobot telur 50 – 60 gram per butir..
- Memiliki kemampuan memanfaatkan ransum yang baik, sehingga dapat menghemat biaya pakan.
- Periode bertelur panjang, yaitu sekitar 13-14 bulan, dan tidak mengalami proses mengeram, sehingga dapat menghasilkan telur secara terus-menerus.
- Memiliki pangsa pasar yang luas, baik dari rumah tangga maupun industri makanan, karena telur merupakan salah satu bahan pokok yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
- Menghasilkan kotoran yang bernilai ekonomis, karena dapat dijadikan pupuk organik untuk tanaman.
Jenis Pakan Ayam Petelur Sesuai Umur
Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas ayam petelur adalah pakan ayam. Perlu Sahabat Juara ketahui, pemberian pakan ayam petelur harus disesuaikan dengan umur, lho.
Berikut ini jenis pakan ayam petelur sesuai umur yaitu:
- Usia 0-6 Minggu: Starter
Pada usia ini, ayam petelur masih berbentuk bibit atau anak ayam. Anak ayam membutuhkan pakan yang tinggi protein dan energi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya.
Pakan yang cocok untuk anak ayam adalah pakan starter yang dapat berupa tepung, butiran, atau pellet. Pakan ini mengandung protein sekitar 18-20% dan energi sekitar 2800-3000 kcal/kg yang dibutuhkan oleh anak ayam.
Pemberian pakan idealnya adalah 4-9 kali sehari. Jadi, agar lebih mudah, pakan bisa disediakan sepanjang hari. Hal itu penting karena pada periode ini pertumbuhan sangat cepat dan konsumsi pakan pun tinggi.
- Usia 6-16 Minggu: Grower
Pada periode grower, ayam petelur sudah mulai beranjak dewasa dan memiliki bulu yang lebat. Ayam petelur pada periode ini disebut pullet, yaitu ayam betina yang belum bertelur. Pullet membutuhkan pakan yang mengandung protein sekitar 16-18% dan energi sekitar 2700-2900 kcal/kg.
Pakan yang sesuai untuk pullet adalah pakan grower, yaitu pakan yang dirancang untuk mempersiapkan ayam petelur menuju fase bertelur. Jenisnya bisa berupa tepung, butiran, atau pellet.
Pemberian pakan dilakukan 2 atau 3 kali sehari. Berikan pakan saat pagi dan sore atau pagi, sore, dan malam karena waktu-waktu tersebut adalah saat dimana suhu lingkungan nyaman bagi ayam. Kamu bisa memberikan pakan di pagi hari sebanyak 30-40% dan 60-70% di sore hingga malam.
- Usia 16+ Minggu: Layer
Ayam petelur sudah mulai menghasilkan telur pada usia ini. Biasanya disebut dengan layer, yaitu ayam betina yang sedang bertelur. Layer membutuhkan pakan yang mengandung protein sekitar 15-17% dan energi sekitar 2600-2800 kcal/kg.
Pakan yang sesuai untuk layer adalah pakan layer, yaitu pakan yang dirancang untuk meningkatkan produksi dan kualitas telur. Beberapa jenis pakannya bisa berupa tepung, butiran, atau pellet.
Sama halnya dengan periode grower, pakan layer juga diberikan 2 atau 3 kali sehari. Anda bisa memberikannya setiap jam 07.00 dan 15.00 atau setiap jam 07.00, 15.00, dan 21.00 setiap harinya.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pemberian Pakan
Dilansir dari Infovet, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat pemberian pakan ayam petelur, diantaranya:
- Disiplin memberi makan ayam layer tepat waktu di jam yang sama, agar ayam tidak menjadi stres.
- Menyediakan air minum yang bersih sepanjang hari, karena jika ayam minumnya rendah maka konsumsi pakan juga rendah.
- Untuk menghindari pakan tercecer, ada baiknya mengisi pakan tidak melebihi dari tempat pakan. Kerugian pakan tercecer ini jika dihitung per harinya cukup tinggi juga, lho, Sahabat Juara.
- Sebaiknya pakan crumble diberikan pada periode starter dan grower, sedangkan pada periode layer diberikan pakan tepung karena lebih hemat biaya.
- Untuk meningkatkan efisiensi pakan pada periode layer, kamu bisa melakukan debeaking (pemotongan ujung paruh). Tapi, tentu saja harus dilakukan dengan benar ya, agar ayam tidak stres.
- Mencuci bersih tempat makan dan minum setidaknya 2-3 kali sehari sebelum pemberian pakan.
- Desinfeksi peralatan makan ayam setiap 3-4 hari sekali.
Gimana, Sahabat Juara? Setelah memahami penjelasan di atas, semakin tertarik untuk beternak ayam petelur, ya.
Untuk selalu menjaga produktivitas ternak Sahabat juara, pastikan kamu memberikan produk pakan ayam yang berkualitas. Dapatkan produknya di sini.
Follow juga Instagram @juaraagroniaga, Tiktok @juara.agroniaga, Facebook Juaranya Mitra Peternakan dan Youtube juaraagroniaga untuk edukasi seputar peternakan lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!
Referensi:
1. Pemberian Pakan Ayam Petelur. URL: https://www.majalahinfovet.com/2021/01/pemberian-pakan-ayam-petelur.html (diakses 16/11/2023)
2. Keuntungan dan Kerugian Budidaya Ayam Petelur. URL: https://agrotek.id/hewan/keuntungan-dan-kerugian-budidaya-ayam-petelur/ (diakses 16/11/2023)
