Siapa yang tidak panik jika ayam ternak kamu terkena penyakit yang membuat pertumbuhannya terhambat. Sahabat juara tidak perlu cemas, ada solusinya, yaitu dengan pemberian vaksin ayam.
Pemberian vaksin pada ayam bisa meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus, bakteri, atau parasit tertentu. Tapi, agar vaksin ayam efektif, perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Bagaimana caranya? Simak penjelasannya berikut ini, yuk!
1. Mengetahui jenis dan jadwal vaksin yang sesuai
Setiap jenis penyakit membutuhkan jenis vaksin ayam yang berbeda. Ada vaksin yang hidup (live) dan ada yang mati (killed). Vaksin hidup biasanya diberikan melalui tetes mata, tetes hidung, air minum, semprotan, atau jaringan sayap. Sedangkan untuk vaksin mati biasanya diberikan melalui injeksi subkutan (SC) atau intramuskular (IM).
Selain itu, setiap vaksin juga memiliki jadwal yang berbeda, lho. Ada vaksin yang harus diberikan sejak ayam berumur satu hari, ada yang harus diberikan beberapa minggu atau bulan kemudian, dan ada yang harus diberikan secara rutin setiap tahun.
Oleh karena itu, kamu harus mengetahui jenis dan jadwal vaksin yang sesuai dengan jenis ayam, usia ayam, dan kondisi lingkungan peternakan. Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter hewan atau petugas kesehatan hewan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan akurat.
2. Menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan
Sebelum memberikan vaksin ayam, kamu harus menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, seperti:
- jarum suntik;
- spuit;
- gunting;
- kapas;
- alkohol;
- ember;
- gelas ukur;
- alat pelindung diri;
- vaksin ayam;
- air bersih
- desinfektan.
Kamu juga perlu memastikan bahwa alat dan bahan yang digunakan bersih, steril, dan tidak kadaluwarsa, ya. Simpan vaksin di tempat yang sejuk dan gelap, dan ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan.
3. Memilih ayam yang sehat dan sesuai
Vaksin tidak boleh diberikan pada ayam yang sakit, lemah, stres, atau sedang bertelur. Alasannya karena ayam yang sakit dapat mengurangi efektivitas vaksin dan menularkan penyakit kepada ayam lain.
Ayam yang lemah atau stres bisa mengalami reaksi negatif setelah divaksin, seperti demam, diare, atau kematian. Bahkan untuk ayam yang sedang bertelur, bisa menularkan virus vaksin melalui telurnya, sehingga bisa membahayakan ayam lain yang menetas dari telur tersebut.
Maka dari itu, Sahabat Juara harus memilih ayam yang sehat, aktif, dan sesuai dengan usia dan jenis vaksin yang akan diberikan.
4. Melakukan vaksinasi dengan teknik yang benar
Ada beberapa teknik pemberian vaksin ayam sesuai dengan jenis vaksin yang digunakan. Inilah beberapa teknik vaksinasi yang umum digunakan:
- Vaksinasi dengan injeksi SC: Vaksin disuntikkan di bawah kulit ayam, biasanya di daerah leher atau dada.
- Vaksinasi dengan injeksi IM: Vaksin disuntikkan di dalam otot ayam, biasanya di daerah paha atau dada.
- Vaksinasi dengan tetes mata: Meneteskan vaksin di mata ayam, biasanya satu tetes untuk setiap mata.
- Vaksinasi dengan tetes hidung: Meneteskan vaksin di hidung ayam, biasanya satu tetes untuk setiap lubang hidung.
- Vaksinasi dengan air minum: Memberikan air minum yang sudah dicampur vaksin kepada ayam.
- Vaksinasi dengan semprotan: Menyemprotkan vaksin ke udara di sekitar ayam, biasanya dengan menggunakan alat semprot khusus.
- Vaksinasi pada jaringan sayap: Menusukkan vaksin ke jaringan sayap ayam, biasanya dengan menggunakan alat khusus yang berbentuk cincin.
5. Melakukan pembersihan dan pemantauan setelah vaksinasi
Setelah pemberian vaksin, kamu harus membersihkan alat dan bahan yang digunakan, dan membuang yang tidak terpakai. Jangan lupa selalu mencuci tangan dan alat pelindung diri dengan sabun dan air bersih, ya.
Hal yang terpenting adalah pemisahan ayam yang sudah divaksin dengan yang belum divaksin, dan memantau kondisi kesehatan mereka. Pastikan memberikan pakan dan air minum yang cukup, dan menghindari stres pada ayam.
Jika ada ayam yang menunjukkan gejala sakit atau reaksi negatif setelah divaksin, segera menghubungi dokter hewan atau petugas kesehatan hewan ya, Sahabat Juara.
Itulah 5 cara cara pemberian vaksin yang tepat pada ayam. Kamu tidak perlu bingung mencari vaksin yang sesuai dengan ayam ternak kamu, karena Juara Agro Niaga menyediakan berbagai jenis vaksin. Dapatkan produknya di sini, ya.
Follow juga Instagram @juaraagroniaga, Tiktok @juara.agroniaga, Facebook Juaranya Mitra Peternakan dan Youtube juaraagroniaga untuk edukasi seputar peternakan lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!
Referensi:
1. Cara Memvaksinasi Ayam. URL: https://id.wikihow.com/Memvaksinasi-Ayam (diakses 22/11/2023)
2. 5 Cara Memberikan Vaksin Pada Ayam Yang Wajib Diketahui Peternak. URL: https://budidayaternak.id/cara-memberikan-vaksin-pada-ayam/ (diakses 22/11/2023)
3. Jenis dan Jadwal Vaksinasi Ayam Broiler. URL: https://agrotek.id/hewan/vaksinasi-ayam-broiler/ (diakses 22/11/2023)4. Vaksin Ayam Petelur Dan Jadwal Vaksin. URL:https://peternakrakyat.com/vaksin-ayam-petelur/ (diakses 22/11/2023)
