
Sahabat Juara mungkin pernah melihat domba unik dengan tanduk yang melengkung. Domba Garut namanya. Domba Garut banyak ditemukan di Kabupaten Garut di Jawa Barat, Indonesia. Meski namanya domba Garut, tapi domba ini merupakan hasil persilangan antara domba lokal dengan domba merino dari Australia dan domba ekor gemuk dari Afrika Selatan.
Permintaan daging domba yang masih tinggi, membuat peluang beternak domba juga besar, lho. Selain dagingnya, domba ini juga diminati banyak orang untuk dijadikan domba aduan. Bagaimana karateristik domba Garut? Apa saja keunggulannya? Bagaimana cara memulai ternak domba Garut? Yuk, cari tahu!
Karakteristik Domba Garut
Karakteristik domba Garut adalah sebagai berikut:
- Bulunya panjang, keriting, dan lembut, yang berwarna putih, hitam, atau campuran. Bulu ini membantu domba Garut bertahan di lingkungan dataran tinggi yang dingin.
- Tanduk besar, kokoh, dan melengkung, terutama pada domba jantan. Tanduk ini digunakan untuk adu ketangkasan atau domba aduan, yang merupakan tradisi budaya di daerah Garut.
- Bobot domba Garut yang lebih berat daripada domba lainnya. Domba jantan dapat mencapai 60-80 kg, sedangkan domba betina sekitar 30-40 kg. Domba Garut juga memiliki leher yang kuat dan fisik yang besar.
- Memiliki banyak manfaat, seperti penghasil daging, kulit, tanduk, dan bulu. Domba Garut juga menjadi ikon pariwisata dan kebanggaan masyarakat Garut.
Keunggulan Beternak Domba Garut
Ada beberapa keunggulan beternak domba Garut, yaitu:
- Peluang bisnis yang besar. Domba garut sering digunakan untuk qurban, olahan sate, atau domba aduan, sehingga permintaannya selalu tinggi.
- Perlengkapan dan peralatan yang mudah dicari. Domba garut tidak membutuhkan kandang atau pakan yang khusus, cukup menggunakan bambu, ember, terpal, dan hijauan.
- Pemasaran yang mudah. Domba garut bisa dijual di pasar, pengepul, atau pecinta hewan, dengan harga yang bersaing tergantung kualitas dan postur domba.
- Tinggi harga jual. Domba garut memiliki bobot, tanduk, dan bulu yang besar, yang membuatnya lebih mahal daripada domba lainnya.
- Sumber genetik ternak terbaik. Domba garut memiliki tingkat prolifikasi, kepualaman, dan kesehatan yang tinggi, serta menghasilkan daging, susu, wol, kulit, dan tanduk yang berkualitas.
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ternak Domba Garut

Beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk memulai beternak domba garut, yaitu:
1. Menyiapkan kandang yang bersih, nyaman, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Dilansir dari Agrozine.id, ukuran kandang disesuaikan dengan jumlah ternak domba yang akan dipelihara. Bahan kandang yang tahan lama dan tidak menyerap panas, seperti kayu dan rumbia, dapat digunakan.
Ukuran kandang untuk penggemukan domba garut bisa dibuat dengan ukuran 1 × 1 m, kandang induk dengan ukuran 1,5 × 1 m, anak domba garut menggunakan ukuran 0,75 × 1 m dan pada kandang pejantan membutuhkan ukuran 2 × 1,5 m.
Pastikan untuk menjaga kebersihan kandang domba garut, dan bangun kandang pada tempat tinggi untuk mencegah banjir ya, Sahabat Juara.
2. Memilih bibit domba yang berkualitas, sehat, dan tidak cacat
Untuk hasil ternak yang optimal, kamu perlu memilih bibit domba yang berkualitas. Ciri-ciri domba yang baik secara genetik antara lain:
- bulu tidak kusam dan kaku,
- badan panjang dan simetris,
- selaput mata jernih, umur 1,5-2 tahun,
- ambing besar (untuk betina),
- sepasang testis simetris dan libido tinggi (untuk jantan),
- bentuk ekor dan puting normal.
3. Mengawinkan induk domba garut dengan pejantan yang sesuai
Jumlah pejantan yang dibutuhkan sekitar 1 untuk 5-10 betina. Sebelum mengawinkan, berikan jamu kepada pejantan selama dua minggu untuk meningkatkan keperkasaannya. Masa bunting domba garut sekitar 5 bulan, dan biasanya melahirkan satu anak.
4. Merawat ternak domba garut dengan baik
Berikan pakan yang bergizi dan beragam, seperti rumput, kacang-kacangan, dan limbah pertanian. Berikan juga air minum yang bersih dan cukup. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berikan vaksinasi dan obat cacing sesuai jadwal.
5. Memanen ternak domba garut yang siap jual
Umur panen domba garut sekitar 8-12 bulan, dengan berat badan sekitar 40-60 kg. Domba garut dapat dijual sebagai domba potong, domba pedaging, atau domba adu.
Itulah informasi tentang domba garut dan bagaimana memulai beternak domba garut yang bisa kamu ikuti. Bila persiapan sebelum ternak sudah matang, bisnis ini akan sangat menguntungkan lho, Sahabat Juara.
Juara menyediakan kebutuhan beternak domba mulai dari bakalan, indukan, pakan hingga peralatan kandang domba, jadi konsultasikan sekarang bareng Juara di sini.
Follow Instagram @juaraagroniaga, Tiktok @juara.agroniaga, Facebook Juaranya Mitra Peternakan dan Youtube juaraagroniaga untuk edukasi seputar peternakan lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!
Referensi:
1. Budidaya Ternak Domba Garut, Cukup Menjanjikan. URL: https://www.agronet.co.id/detail/budi-daya/peternakan/6194-Budidaya-Ternak-Domba-Garut-Cukup-Menjanjikan (diakses 26/12/2023)
2. Berikut Cara Ternak Domba Garut untuk Pemula. URL: https://agrozine.id/berikut-cara-ternak-domba-garut-untuk-pemula/ (diakses 26/12/2023)
3. Ternak Domba Garut Dengan Cara Praktis. URL: https://paktanidigital.com/artikel/begini-cara-ternak-domba-garut-dengan-mudah/ (diakses 26/12/2023)
4. Keunggulan Usaha Peternakan Domba Garut. URL: https://dkpp.jabarprov.go.id/post/663/keunggulan-usaha-peternakan-domba-garut (diakses 26/12/2023)
5. Domba Garut, Warisan Kultural dan Potensi Budidaya Peternakan. URL: https://tumbuhsubur.id/domba-garut/ (diakses 26/12/2023)
