Survei dari BPS, kebutuhan daging domba tahun 2023 di Indonesia diperkirakan sekitar 815 ribu ton. Sayangnya, produksi daging domba dalam negeri hanya mencapai sekitar 55 ribu ton. Selain impor, salah satu upaya meningkatkan produksi daging domba lokal adalah dengan domba breeding.
Ini bisa jadi peluang bisnis lho, Sahabat Juara. Penasaran kan apa itu domba breeding dan bagaimana memulai bisnis domba breeding? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
Apa itu Domba Breeding?
Domba breeding bertujuan untuk meningkatkan kualitas genetik domba melalui pengawinan yang terencana dan selektif. Manfaatnya untuk meningkatkan produksi daging, kulit, dan bulu, meningkatkan nilai jual domba, dan meningkatkan daya saing domba di pasar.
Kamu bisa memilih jenis yang sesuai dengan tujuan, kondisi, dan pasar dari bisnis domba breeding. Domba breeding ini bisa dilakukan dengan berbagai jenis domba, seperti:
- Domba lokal adalah domba yang berasal dari Indonesia, seperti domba Garut, domba Ekor Gemuk, domba Priangan, dan lainnya.
- Domba impor adalah domba yang berasal dari luar negeri, seperti domba Merino, domba Dorper, domba Texel, dan lainnya.
- Domba hasil persilangan adalah domba yang berasal dari penggabungan dua atau lebih jenis domba, seperti domba Garut x Merino, domba Ekor Gemuk x Dorper, domba Priangan x Texel, dan lainnya.
Cara Ternak Domba Breeding
Untuk berhasil dalam domba breeding, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan, seperti memilih indukan berkualitas, mengawinkan domba, merawat domba, membersihkan kandang, melakukan vaksinasi, dan memberikan pakan berkualitas.
Inilah panduan lengkap cara ternak domba breeding:
1. Memilih indukan berkualitas
Indukan berkualitas adalah indukan yang sehat, tidak cacat, tidak terkena penyakit menular, lincah, dan memiliki bentuk tubuh yang bagus. Ada baiknya kamu memilih indukan yang lahir kembar atau induknya melahirkan dua ekor atau lebih.
Untuk domba jantan, kriteria yang harus dipenuhi adalah memiliki tubuh yang besar, panjang, dan lebar, kaki yang kuat dan lurus, dada yang dalam, alat kelamin yang simetris dan ereksi, dan umur antara 1,5 sampai 5 tahun.
Sedangkan untuk domba betina, kriteria yang harus dipenuhi adalah memiliki tubuh yang besar, lebar, dan panjang, punggung yang lurus, dada yang dalam, bulu yang lebat dan mengkilap, dan umur lebih dari satu tahun.
2. Mengawinkan domba
Ada beberapa metode pengawinan yang bisa digunakan, seperti:
- Pen mating adalah metode pengawinan yang dilakukan dengan mencampurkan domba jantan dan betina yang sedang birahi dalam satu kandang.
- Hand mating adalah metode pengawinan yang dilakukan dengan membawa domba jantan ke kandang domba betina yang sedang birahi secara manual.
- Artificial insemination adalah metode pengawinan yang dilakukan dengan menyuntikkan sperma domba jantan ke dalam rahim domba betina dengan bantuan alat
3. Merawat domba
Perawatan domba breeding meliputi pemberian pakan, air minum, vitamin, mineral, dan obat-obatan. Pakan yang diberikan harus berkualitas, bergizi, dan sesuai dengan kebutuhan domba. Pakan yang baik untuk domba adalah rumput hijau, jerami, dedak, jagung, konsentrat, dan hijauan lainnya.
Air minum yang diberikan harus bersih, segar, dan cukup. Vitamin dan mineral yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan domba, seperti vitamin A, D, E, B, C, kalsium, fosfor, magnesium, dan lainnya. Obat-obatan yang diberikan harus sesuai dengan kondisi domba, seperti antibiotik, antelmintik, antipiretik, dan lainnya.
4. Memperhatikan kebersihan kandang
Kebersihan kandang adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan domba breeding. Kandang yang kotor dan lembab dapat menyebabkan domba mudah terserang penyakit, seperti diare, cacingan, scabies, dan lainnya.
Oleh karena itu, kandang harus dibersihkan secara rutin, minimal dua kali sehari. Selain itu, kandang juga harus disemprot dengan desinfektan secara berkala untuk mencegah perkembangan bakteri dan jamur.
5. Melakukan vaksinasi
Vaksinasi adalah pemberian vaksin atau zat yang mengandung antigen dari penyakit tertentu kepada domba untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya. Tujuannya untuk mencegah atau mengurangi risiko terjadinya penyakit yang berbahaya, seperti anthrax, brucellosis, leptospirosis, dan lainnya.
Keuntungan Ternak Domba Breeding
Beternak domba breeding memiliki banyak keuntungan. Inilah beberapa keuntungan beternak domba breeding yang perlu Sahabat Juara ketahui:
- Domba memiliki nilai jual yang tinggi, terutama saat hari raya kurban. Domba juga memiliki permintaan yang tinggi di pasar, baik lokal maupun internasional.
- Domba memiliki biaya produksi yang rendah, karena dapat memanfaatkan pakan yang murah dan mudah didapat, seperti rumput dan hijauan lainnya.
- Domba memiliki tingkat reproduksi yang tinggi, karena dapat melahirkan satu sampai tiga ekor anak dalam satu kali kebuntingan. Domba juga memiliki masa kebuntingan yang singkat, yaitu sekitar lima bulan.
- Domba memiliki adaptasi yang baik, karena dapat hidup di berbagai jenis iklim dan lingkungan. Domba juga memiliki daya tahan yang tinggi terhadap penyakit dan stress.
- Domba memiliki manfaat yang beragam, seperti daging, kulit, dan bulu. Daging domba memiliki kandungan protein, zat besi, dan seng yang tinggi. Kulit domba dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti tas, sepatu, dan jaket. Bulu domba dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti wol, karpet, dan selimut.
Modal Awal Bisnis Domba Breeding
Pasti Sahabat Juara makin penasaran, berapa ya modal ternak domba? Apakah bakal untung dan bisa balik modal? Yuk, kita hitung bersama modal awal bisnis ternak domba!
Modal/ Aset
Domba Betina Lokal Unggul Juara (10 ekor x 28 kg x 60.000) = Rp 16.800.000
Domba Jantan Texel Cross (1 ekor x 60 kg x 100.000) = 6.000.000
Total = Rp 22.800.000
Proyeksi Keuntungan
Pakan (9 bulan x 30 hari x 11 ekor x 3000/ekor/hari) = 8.910.000
Pendapatan indeks kelahiran (little size) (1,7 x 10 x 16 kg x 60.000) = 16.320.000
Keuntungan = Pendapatan – Pakan
= 16.320.000 – 8.910.000
= 7.410.000
*Note: keuntungan bisa lebih baik dengan indeks kelahiran yang lebih besar, harga pakan yang lebih murah dan harga jual anakan yang lebih tinggi.
Itulah gambaran bisnis domba breeding, Sahabat Juara. Nah, gimana makin tertarik untuk bisnis domba breeding? Kalau kamu bingung harus mulai dari mana, semua ada solusinyaaa.
Juara Agroniaga menyediakan indukan domba yang berkualitas dan semua yang kamu butuhkan untuk beternak. Kamu bisa mendapatkan produknya di sini.
Follow juga Instagram @juaraagroniaga, Tiktok @juara.agroniaga, Facebook Juaranya Mitra Peternakan dan Youtube juaraagroniaga untuk edukasi seputar peternakan lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!
Referensi:
1. Produksi Daging Domba menurut Provinsi (Ton), 2020-2022. URL: https://www.bps.go.id/indicator/24/483/1/produksi-daging-domba-menurut-provinsi.html (diakses 30/11/2023
2. Makalah Domba Kambing Breeding. URL: https://idoc.pub/documents/makalah-domba-kambing-breeding-on23kykg7ml0#google_vignette (diakses 30/11/2023)
3. Usaha Pembibitan Kambing dan Domba. URL: https://disnakkeswan.ntbprov.go.id/usaha-pembibitan-kambing-dan-domba/ (diakses 30/11/2023)
4. Program Breeding Masih Merupakan Konsep Asing Dalam Dunia Peternakan di Indonesia. URL: https://pb-ispi.org/program-breeding-masih-asing-di-dunia-peternakan-indonesia/ (diakses 30/11/2023)
