
Saat mulai bisnis ternak ayam broiler, hal yang perlu Sahabat Juara perhatikan adalah persiapan pembuatan kandang ayam. Untuk mendapatkan hasil ternak yang optimal, tentunya ayam broiler membutuhkan kandang yang baik, nyaman, dan memenuhi syarat.
Nah, apa saja ya yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kandang ayam broiler? Yuk, cari tahu!
4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membuat Kandang Ayam Broiler
Ada 4 hal yang perlu kamu perhatikan saat ingin membuat kandang ayam broiler, antara lain:
1. Lokasi Kandang
Hal pertama yang perlu kamu perhatikan adalah lokasi kandang. Lokasi kandang ayam harus aman dan tidak rawan bencana, seperti banjir atau longsor. Ada baiknya kandang dibangun di tempat yang datar dan memiliki sirkulasi udara yang baik ya, Sahabat Juara.
Ini juga nggak kalah penting, kandang harus jauh dari pemukiman penduduk, karena sudah jadi rahasia umum jika kotoran ayam dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan mengganggu lingkungan. Dilansir dari laman hobiternak, peternak harus menyediakan tempat khusus untuk membuat limbah kotoran ayam broiler.
Tapi kamu tidak perlu khawatir, saat ini ada beberapa peternak yang menggunakan kotoran ayam sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman. Jadi, kalau kamu masih bingung mau membuang kotoran ayam broiler kemana, maka bisa menggunakan alternatif ini yaitu mengolah menjadi pupuk tanaman.
2. Jenis Kandang
Melansir dari Mariternak, ada beberapa jenis kandang yang dapat digunakan untuk ternak ayam broiler, yaitu:
1. Kandang postal
Kandang postal ini berbentuk persegi panjang dengan alas kandang berupa sekam yang tebalnya sekitar 7-10 cm. Sekam berfungsi sebagai penyerap kotoran dan cairan, sehingga kandang tidak lembab. Untuk pemeliharaannya, sekam harus dibalik secara berkala agar tidak menimbulkan bau dan jamur.
2. Kandang panggung
Kandang ayam yang memiliki kolong dengan tinggi sekitar 0,5-1,5 meter dari permukaan tanah. Lantai kandang dibuat renggang (slat) agar kotoran ayam dapat jatuh ke bawah. Kandang panggung memiliki kelebihan, seperti sirkulasi udara yang baik, kandang lebih bersih, dan ayam lebih sehat.
3. Kandang semipostal
Kandang semipostal merupakan modifikasi dari kandang postal dan kandang panggung. Kandang ini memiliki lantai renggang (slat) di bagian depan dan alas sekam di bagian belakang. Kelebihannya, kandang lebih mudah dibersihkan, ayam lebih nyaman, dan kotoran dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.
4. Kandang close house
Kandang ayam ini tertutup dan dilengkapi dengan fasilitas canggih, seperti sistem ventilasi, pemanas, pendingin, penerangan, dan pengontrol suhu. Kelebihan dari kandang close house adalah kandang lebih higienis, ayam lebih terlindungi dari gangguan luar, dan produktivitas ayam lebih tinggi.
3. Ukuran Kandang
Berikutnya yang perlu kamu perhatikan adalah ukuran kandang. Ukuran kandang harus disesuaikan dengan jumlah dan kebutuhan ayam. Dilansir dari laman beternakdirumah, luas kandang untuk ayam broiler adalah sekitar 1-1,5 meter persegi per 10 ekor ayam.
Selain itu, kandang juga harus memiliki tinggi yang cukup, yaitu sekitar 2-2,5 meter, agar ayam dapat bergerak dengan leluasa. Arah kandang juga perlu diperhatikan, sebaiknya kandang membujur ke arah timur-barat, agar ayam mendapatkan sinar matahari yang cukup.
4. Peralatan Kandang
Sebuah studi menyebutkan peralatan kandang yang perlu disediakan untuk ternak ayam broiler adalah:
- Tempat minum, yaitu wadah yang digunakan untuk memberi air minum kepada ayam. Tempat minum harus bersih, mudah diisi, dan tidak mudah tumpah. Jumlah tempat minum harus cukup, yaitu sekitar 1 buah per 50 ekor ayam.
- Tempat pakan, yaitu wadah yang digunakan untuk memberi pakan kepada ayam. Tempat pakan harus bersih, mudah diisi, dan tidak mudah tumpah. Jumlah tempat pakan harus cukup, yaitu sekitar 1 buah per 25 ekor ayam.
- Pemanas, yaitu alat yang digunakan untuk menjaga suhu kandang agar tetap hangat. Pemanas diperlukan pada tahap awal pemeliharaan ayam, yaitu umur 0-3 minggu. Pemanas dapat berupa lampu, kompor, atau alat lain yang aman dan efisien.
- Ventilasi, yaitu alat yang digunakan untuk mengatur sirkulasi udara di dalam kandang. Ventilasi dapat berupa jendela, pintu, kipas, atau alat lain yang dapat memasukkan udara segar dan mengeluarkan udara kotor. Ventilasi harus disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kepadatan ayam.
- Penerangan, yaitu alat yang digunakan untuk memberi cahaya kepada ayam. Penerangan dapat berupa lampu, lilin, atau alat lain yang dapat memberi cahaya yang cukup dan tidak menyilaukan. Penerangan diperlukan untuk merangsang nafsu makan dan pertumbuhan ayam.
Itu dia beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat ingin membuat kandang ayam broiler. Utamakan kenyamanan ternak ayam kamu, ya, Sahabat Juara. Agar pertumbuhan ternak kamu bisa optimal. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu yang ingin memelihara atau mengembangkan usaha ternak ayam broiler.
Juara Agroniaga juga menyediakan berbagai kebutuhan ternak kamu, mulai dari farm supplies, pakan, obat, sampai bibit ayam DOC, lho. Sahabat juara bisa dapatkan produknya di sini.
Follow Instagram @juaraagroniaga, Tiktok @juara.agroniaga, Facebook Juaranya Mitra Peternakan dan Youtube juaraagroniaga untuk edukasi seputar peternakan lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!
Referensi:
1. 8 Syarat Pembuatan Kandang Ayam Broiler yang Benar. URL: https://hobiternak.com/syarat-pembuatan-kandang-ayam-broiler/ (diakses 11/12/2023)
2. 3 Tipe Kandang Ayam Broiler dan Keunggulannya. URL: https://mariternak.com/tipe-kandang-ayam-broiler/ (diakses 11/12/2023)
3. Peralatan Kandang Ayam Broiler. URL: https://www.academia.edu/11402281/Peralatan_Kandang_Ayam_Broiler (diakses 11/12/2023)
4. Jenis dan Ukuran Kandang Ayam Broiler untuk 100 Ekor. URL: https://www.beternak-dirumah.my.id/kandang-ayam-broiler-100-ekor/ (diakses 11/12/2023)
