Ayam broiler merupakan hewan ternak favorit banyak orang. Namun, terkadang hewan ternak dapat terserang penyakit secara tiba-tiba. Untuk itu, Sahabat Juara harus paham cara pemberian obat pada ayam broiler agar bisa mengatasi penyakit yang dialami.

Terkadang peternak pemula masih awam dengan penggunaan berbagai jenis obat. Karena hal ini, ayam ternak tidak kunjung sembuh sehingga produktivitasnya juga ikut terganggu. Mengetahui prinsip pengobatan menjadi hal utama yang penting bagi peternak.

Biasanya, dalam kemasan obat sudah tertulis dengan jelas informasi penggunaannya. Ada beberapa poin penting yang patut menjadi perhatian dalam melakukan pengobatan, sehingga hasilnya nanti akan lebih optimal. Lalu, seperti apa pemakaian obat yang tepat bagi ternak ayam? Berikut adalah 5 cara pemberian obat pada ayam broiler yang tepat:

1. Memberikan Obat Sesuai Gejala serta Indikasi

Mengetahui gejala penyakit hewan ternak akan membantu kamu memberikan penanganan penyakit yang tepat. Agar bisa mendiagnosa penyakit dengan tepat, maka perlu mencari informasi selengkap mungkin.

Setelah memperoleh diagnosa, lalu mencari obat yang tepat sesuai indikasinya. Pahami bahwa setiap jenis obat mempunyai efek yang berbeda serta sangat spesifik untuk mengatasi penyakit tertentu.

Contohnya ketika mengobati penyakit CRD, maka kamu perlu memahami bahwa Mycoplasma tidak bisa teratasi dengan antibiotik yang fungsinya untuk menghambat proses pembentukan dinding sel. Hal ini karena Mycoplasma tidak memiliki dinding sel.

Untuk itu, kamu perlu memberikan antibiotik yang mampu bekerja pada membran serta inti sel. Khususnya yang bekerja secara aktif dalam menghambat protein bakteri Mycoplasma serta pembentukan asam folat.

2. Memastikan Dosis serta Waktu Pemberian Obat dengan Tepat

Hal penting berikutnya adalah memperhatikan dosis penggunaan obat. Saat obat memasuki organ tubuh sumber penyakit, maka jumlahnya harus cukup. Apabila jumlahnya kurang, maka bibit penyakit tidak bisa dibasmi dengan tuntas.

Hal ini karena produsen obat sudah memperhitungkan dosisnya, sehingga pemberian obat kepada ayam harus sesuai dengan aturan dan dosis yang dianjurkan.

Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan waktu pemberian obat. Biasanya, waktu terbaik yaitu sebanyak 2 kali dalam sehari. Dengan memperhatikan waktu pemberian obat, maka kamu bisa mempertahankan kadar obat dalam tubuh ayam, dan obat akan bekerja secara efektif dalam membunuh penyakit.

3. Memberikan Obat Sesuai Instruksi

Setiap jenis obat memiliki cara pemberian yang berbeda-beda. Ada yang diberikan melalui air minum, pakan, suntikan, atau olesan. Kamu harus memperhatikan instruksi yang tertera pada kemasan obat, dan mengikuti langkah-langkahnya dengan benar.

Misalnya, jika obat diberikan melalui air minum, maka kamu perlu memastikan bahwa air minum tersebut bersih, tidak tercemar, dan tidak mengandung klorin. Jika obat diberikan melalui pakan, maka kamu harus memastikan bahwa pakan tersebut tidak basah, tidak berjamur, dan tidak terkontaminasi.

Sedangkan, jika obat diberikan melalui suntikan, maka kamu perlu memastikan bahwa jarum suntik tersebut steril, tidak berkarat, dan tidak patah. Jika obat diberikan melalui olesan, maka kamu harus memastikan bahwa kulit ayam tersebut bersih, tidak luka, dan tidak berdarah.

4. Peran Biosecurity dalam Cara Pemberian Obat pada Ayam Broiler

Biosecurity adalah suatu sistem yang bertujuan untuk mencegah masuknya bibit penyakit ke dalam kandang, serta mengendalikan penyebarannya. Biosecurity sangat penting untuk mendukung cara pemberian obat pada ayam broiler, karena dapat mengurangi risiko infeksi ulang, serta meningkatkan efektivitas pengobatan.

Adapun tips biosecurity yang tepat dan bisa kamu lakukan untuk mendukung cara pemberian obat pada ayam broiler, yaitu:

5. Berikan Suplemen Tambahan

Cara yang terakhir, adalah memberikan suplemen tambahan berupa vitamin, antibiotik, probiotik atau obat penambah bobot ayam broiler. Dan pemberian suplemen ini, pada umumnya memiliki peran penting di dalam upaya peningkatan bobot ayam broiler, salah satunya seperti meningkatkan nafsu makan, dan juga memenuhi kebutuhan nutrisi.

Selain itu, suplemen tambahan juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan penyakit, serta meningkatkan daya tahan tubuh ayam. Kamu bisa memberikan suplemen tambahan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi ayam, serta mengikuti petunjuk penggunaannya dengan baik.

Nah, itu dia penjelasan tentang cara pemberian obat pada ayam broiler yang Tepat. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang sedang memelihara ayam broiler, dan dapat membantu kamu mengatasi penyakit yang menyerang hewan ternak kamu. Selamat mencoba!

Untuk kebutuhan ternak ayam kamu, Juara juga menyediakan, mulai dari farm supplies, pakan, obat, sampai bibit ayam DOC, lho. Sahabat Juara bisa dapatkan produknya di sini.

Follow Instagram @juaraagroniaga, Tiktok @juara.agroniaga, Facebook Juaranya Mitra Peternakan dan Youtube juaraagroniaga untuk edukasi seputar peternakan lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!

Referensi:

1. SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN PAKAN DAN OBAT-OBATAN PADA PETERNAKAN AYAM BROILER KEMITRAAN UMI GROUP. URL: https://eprints.ums.ac.id/97551/1/Naskah%20Publikasi_L200170151_Narendra%20Gustiaji%20%281%29.pdf (diakses 31/12/2023)

2. EVALUASI PENERAPAN TINGKATAN BIOSEKURITI PADA PETERNAKAN AYAM PETELUR DI KABUPATEN BOJONEGORO JAWA TIMUR. URL: https://www.researchgate.net/publication/371844767_EVALUASI_PENERAPAN_TINGKATAN_BIOSEKURITI_PADA_PETERNAKAN_AYAM_PETELUR_DI_KABUPATEN_BOJONEGORO_JAWA_TIMUR (diakses 31/12/2023)

3. 5 Cara Pemberian Obat pada Ayam Broiler yang Tepat. URL: https://www.putraperkasa.co.id/blog/cara-pemberian-obat-pada-ayam-broiler/ (diakses 31/12/2023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *